Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seleksi Unik Untuk Menjadi Pengikut Yesus Yang Sejati [Yohanes 6:6]

Dalam kontes pencarian bakat yang diadakan berbagai stasiun televisi, ada kata yang selalu populer yakni ”tereliminasi”. 

Peserta kontes tersebut umumnya mencapai ratusan atau ribuan. Tapi, satu per satu mereka akan tereliminasi. Sampai yang tersisa hanya beberapa kontestan, untuk dinyatakan layak masuk babak final. 

a. [Latar belakang] Ujian kesetiaan murid-murid Yesus

Dalam Yohanes pasal 6, kita juga melihat ada banyak orang yang tereliminasi. Orang-orang yang tadinya sangat antusias mencari Yesus, dan mengaku mau menjadi murid-murid-Nya. Kemudian mengundurkan diri, karena mereka tidak bisa menerima ”perkataan-perkataan keras” dari Yesus. 

Penting diketahui yang mundur disini maksudnya bukanlah 12 murid Tuhan Yesus. Melainkan bagian dari orang banyak, yang sudah sempat mengikut Yesus dalam berbagai kesempatan. Diantaranya Markus dan Lukas.

Sesudah banyak orang yang mengundurkan diri, Yesus ingin menguji dua belas murid-Nya. Apakah mereka juga akan mundur!. 

Reaksi murid-murid melalui Petrus, menegaskan bahwa tidak ada pribadi lain yang mereka percayai selain Yesus, sebab perkataan-Nya adalah perkataan hidup yang kekal. 

Yesus mengetahui bahwa pengakuan Petrus tersebut bukan datang dari dirinya sendiri, melainkan karena pekerjaan Allah dalam diri Petrus.  Mengingat hanya mereka yang ditarik oleh Bapa saja, yang dapat datang kepada Yesus. 

Artinya, jika orang tidak ditarik oleh Bapa, dia tidak dapat percaya kepada Yesus. Sementara pada waktu yang bersamaan banyak orang yang telah memutuskan untuk tidak percaya.

b. [Refleksi] Pillih mundur atau tetap jadi pengikut!

Banyak orang yang mengikut Yesus hanya sementara waktu, yakni hanya pada pengajaran Yesus saja. Sedangkan untuk melakukan dan meneruskannya pada orang lain belum siap/mau. 

Memang ada konsekuensi yang harus ditanggung jikalau kita mengikut Yesus sepenuhnya. Namun, kalau setengah-setengah tidak bertabrakan dengan paham, kebiasaan, atau keinginan-keinginan manusiawi. 

Mengikut Yesus sepenuhnya berarti harus menerima seluruh pengajaran Yesus dan juga kehendak-Nya. Jadi pilihannya ada 2, yaitu: Mundur atau tetap jadi pengikut Yesus!.

Sesungguhnya Firman Tuhan hari ini mengajak kita agar menjadi para murid sejati. Yang meskipun tidak memahami pengajaran Yesus pada awalnya, tetapi kalau kita bersedia dan percaya bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah. Maka menjadi murid sejati bukanlah suatu hal yang mustahil.

Justru, ketika kita ragu dan tidak memberi waktu mendengar pengajaran Yesus dengan serius. Status kita yang awalnya sebagai murid pun, otomatis bisa hilang dengan sendirinya. Oleh karena iman percaya yang sudah memudar.

Satu lagi penting diketahui, proses seleksi pemuridan dan ujian kesetiaan yang dilakukan Tuhan tidak hanya sekali. Tapi, setiap waktu. Oleh sebab itu, kita harus selalu berseru memanggil Dia, agar senantiasa sungguh-sungguh hidup di dalam firman Tuhan. Amin.


- Lampiran nas renungan

Yohanes 6 ayat 65: Lalu Ia berkata: ”Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.”

Posting Komentar untuk "Seleksi Unik Untuk Menjadi Pengikut Yesus Yang Sejati [Yohanes 6:6]"