Alasan Pengikut Kristus Tidak Boleh Munafik Tapi Berintegritas [Roma 10:9]
Kita pasti tidak ingin kalau ada sahabat kita yang bersikap “lain di bibir, lain di hati” bukan?. Karena yang bersikap seperti ini pasti tidak berintegritas. Pun sering menimbulkan persoalan dalam hubungan sesama. Sebab ketidakjujuran pasti tidak pada orang tersebut, melainkan hanya kemunafikan.
Dalam hal kehidupan kekristenan, sikap “lain di bibir, lain di hati” juga tidak dibenarkan. Maka dari itu, Firman Tuhan mengingatkan, kalau menjadi pengikut Kristus harus menunjukkan jati diri asli melalui perkataan dan perbuatan.
a. Tuhan Yesus benci orang munafik
Adapun sikap yang munafik adalah salah satu sikap yang tidak disukai oleh Tuhan Yesus. Untuk itu, antara perkataan, perbuatan dan isi hati harus sejalan dengan apa yang dihendaki oleh Tuhan.
Bagaimana pun tidak ada hal yang baik, yang dapat kita lakukan dari hati yang tidak baik. Sebab tidak mungkin kita berbicara tentang kebenaran, sementara kita sendiri benci terhadap kebenaran.
Ketika kita berdiri sebagai orang beriman, kita adalah saksi Kristus. Menjadi saksi Kristus tentu haruslah memiliki integritas yang sempurna, dalam hal ini seperti yang disebutkan diawal. Yaitu antara perkataan, perbuatan dan isi hati harus sejalan.
Jadi, Firman hari ini menegaskan bahwa jika kita mengaku dengan mulut kita, dan percaya di dalam hati kita, maka kita dapat diselamatkan. Kalau tidak bagaimana?. Jangan harap mendapat keselamatan!.
b. Ciri khas pengikut Kristus yang berintegritas
Adalah terlihat dari pengakuan kita tentang Yesus Kristus, yang adalah Tuhan yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati.
Pengakuan dan kepercayaan seperti ini penting, guna memperjelas keberadaan kita sebagai pengikut Kristus yang benar. Atau sekedar pura-pura. Kaitannya erat dengan karya keselamatan Kristus Yesus.
Keselamatan adalah tujuan dari kehidupan kita, dan keselamatan itu adalah datang dari Tuhan. Lalu, bagaimana kita merespon keselamatan itu, kalau kita bersikap “lain di bibir, lain di hati”?.
Sekali lagi, Firman Tuhan hari ini mengingatkan agar kita mengaku tentang Yesus dan percaya akan kebangkitan-Nya. Inilah cara kita menunjukkan siapa kita di hadapan Tuhan, sekaligus senantiasa harus kita nyatakan dalam hidup kita.
Oleh sebab itu, janganlah berbeda antara perkataan kita dengan hati kita. Agar kita pantas disebut sebagai orang beriman yang berintegritas , pengikut Kristus sejati, Anak-anak Allah. Amin.
- Lampiran nas renungan
Roma 10 ayat 9: "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan".

Posting Komentar untuk "Alasan Pengikut Kristus Tidak Boleh Munafik Tapi Berintegritas [Roma 10:9]"