Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pentingnya Menentukan Fokus Hidup Sejak Dini [Amsal 23:17]

Orang bijak berkata hidup harus fokus, agar kita dapat meraih dan mempertahankan tujuan hidup yang kita impikan. Apakah saudara sependapar dengan opini tersebut?. Dan bagaimana teknis saudara melakukaknnya?.

Benar, nas hari ini berbicara tentang apa yang seharusnya menjadi fokus hidup kita. Apakah pada dunia (gaya hidup, materi, kesenangan dan nafsu duniawi yang penuh dosa), atau fokusnya hanya Tuhan Allah saja?. 

Pentingnya fokus ditentukan sejak dini, agar kita tahu dari mana mulai melangkah dan tahap apa yang harus dilakukan selanjutnya. Jadi mau tidak mau, kita harus menentukan fokus hidup yang harus dicapai dari awal.

Apakah fokus pada hal-hal lahiriah (fisikal), atau rohani (spiritual)?. Atau, pada hal-hal yang bersifat sementara (temporal), atau yang kekal?. Dan, apakah fokus pada hal duniawi atau sorgawi?. 

a. Contoh fokus yang menyesatkan dan salah

Nas hari ini menyatakan bahwa, jika fokus hidup kita hanya ingin melihat dan menginginkan gaya hidup dunia, atau menjadi bagian dari kelompok orang-orang berdosa, maka akan lahir iri hati dalam diri kita. Mengapa demikian?.

Kita sering melihat gaya hidup orang yang materialistis dan hedonis, akibatnya lambat laun kita juga ingin seperti mereka. Ingin memiliki apa yang mereka punya, dan ingin mengerjakan apa yang mereka kerjakan. Dengan tujuan supaya sama/setara dengan mereka.

Namun kalau mau jujur, karena kita melihat sepintas atau hanya bagian luar saja. Sementara kita tidak melihat apa yang sesungguhnya mereka lakukan, dan apa yang ada dalam hati mereka. Sesungguhnya kita telah disesarkan oleh rasa iri yang ada dalam diri kita sendiri.

Oleh sebab itu, jangan hanya membayangkan bagaimana enaknya hidup seseorang. Melainkan perlu melihat, dan menyadari bagaimana nanti masa depannya, jikalau gaya hidup yang salah tetap dipertahankan.

b. Fokus hidup orang percaya yang benar

Saat ini kita diajak untuk menetapkan fokus hidup yang benar. Benar dalam hal ini artinya berbeda dengan orang-orang dunia. Yaitu dengan mengamalkan pesan yang mengatakan, “takutlah akan Tuhan senantiasa”. 

Dengan demikian kita akan memiliki perspektif hidup yang sama sekali berbeda dengan dunia sejak dini, esok dan sampai selama-lamanya. Hingga kita meraih kehidupan kekal dari Tuhan.  

“Takut akan Tuhan” berarti memiliki pengenalan yang benar tentang siapa Allah yang sesungguhnya, dan tentang kebesaran-Nya, serta tentang kuasa dan kasih-Nya kepada kita. 

Dengan pengenalan yang benar, akan menolong kita untuk menempatkan dan memperlakukan segala sesuatu sesuai dengan proporsinya, dan memandang segala sesuatu dengan cara pandang yang benar. 

Fokus hidup yang demikianlah yang akan memberikan pencerahan bagi kita. Yaitu pengharapan akan masa depan yang cemerlang bersama Tuhan di kerajaan sorga (Yer. 29:11). 

Oleh sebab itu, marilah menetapkan fokus hidup yang benar. Jangan yang menyesatkan pikiran, supaya tidak terjebak dalam tindakan yang salah. Alias yang melanggar kehendak Tuhan.

Hal ini penting karena sangat menentukan hakekat dan tujuan hidup kita yang sebenarnya. jadi, jadikanlah “takut akan Tuhan” menjadi fokus hidupmu. Jangan pada perilaku orang-orang berdosa. Amin.

- Lampiran nas renungan

Amsal 23 ayat 17: “Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa.”

Posting Komentar untuk "Pentingnya Menentukan Fokus Hidup Sejak Dini [Amsal 23:17]"