Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Urutan Dan Aksi Kasih Yang Sebenarnya Ternyata Harus Begini [Matius 5:46]

Alkitab menyatakan dengan jelas kepada kita bahwa Allah adalah kasih. Oleh karena itu barang siapa yang ingin memelihara dan melakukan perintah Tuhan dalam hidupnya, maka haruslah juga merefleksikan karakter-Nya melalui aksi nyata. 

Dalam kitab Perjanjian Baru, Perintah dan Hukum Allah disimpulkan hanya dalam satu kata, yaitu "kasih."  Dengan demikian berarti, kita harus mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama sama seperti kita mengasihi diri kita sendiri. 

Sampai disini perhatikan siapa yang terlibat dalam aksi kasih. Yaitu Tuhan, sesama, dan diri kita. Susunannya sangat tepat. Yaitu mulai dari yang terbesar atau terpenting, yaitu Tuhan. Kemudian orang lain, dan terakhir baru diri kita sendiri. Jadi, jangan dibalik!.

a. Hubungan iman dan kasih

Kita sering mendengar pernyataan bahwa kehidupan orang Kristen adalah semakin bertumbuh dari iman kepada kasih. Anda tahu makna dari pernyataan ini?. 

Allah memerintahkan kita untuk hidup berdamai dengan semua orang. Berarti kita harus mengasihi semua, tanpa pandang bulu dan tanpa syarat-syarat tertentu. Dengan cara tersebut maka kita bisa menjadi berkat bagi semua ciptaan Tuhan.  

Pertanyaan, apakah hal tersebut dapat terealisasi era modern saat ini?. Bisa. Asalahkan iri hati dan kebencian tidak ada. Sebab dalam kamus kehidupan orang Kristen. Iri dan benci harus dibuang jauh-jauh.

Oleh sebab itu, ketika kita menginginkan seseorang berbuat baik, maka kita harus lebih dulu melakukannya kepada orang lain. Atau, jika kita ingin agar orang lain tidak benci kepada kita, maka kita juga harus lebih dulu tidak membenci orang yang berbuat salah kepada kita. 

b. Seyogyanya kasih jangan pilih kasih

Yesus mengajarkan kepada kita untuk mengasihi musuh-musuh kita, dan mendoakan orang yang berbuat salah kepada kita. Secara pikiran manusia hal ini pasti sangat sulit, bahkan mustahil. Pun, kalau ada yang mampu melakukannya dipastikan sangat sedikit jumlahnya.

Namun ayat hati ini mengingatkan, di dalam Kristus tidak ada yang tidak mungkin. Mengasihi orang yang mengasihi kita tidaklah sulit. Tetapi karena kasih tidak boleh pilih kasih. Maka tidak ada alasan untuk tidak memaafkan orang lain.

Bagaimana pun, banyak orang-orang yang tidak dikasihi di dunia ini. Bahkan terkesan ditolak. Sehingga mereka sangat membutuhkan perhatian dan petolongan. Siapa yang berperan disitu?. Perintah Tuhan adalah umat Kristen.

Ketahuilah, apabila kita hanya mengasihi orang yang mengasihi kita, sesungguhnya kita tidak memperoleh upah sama sekali dari Tuhan. Sebab dalam tindakan itu tidak ada aksi kasih seperti yang dilakukan Yesus Kristus ke dunia. 

Pula, jika hanya demikian. Sesungguhnya kita bukanlah pengikut Kristus sejati. Alias hanya pengikut rombongan Kristen. Karena semua orang juga bisa berbuat hal yang serupa. Lalu, dimanakah keistimewaanmu sebagai orang telah mendapat keselamatan?.

c. Cara cerdik menerapkan kasih

Kita perlu belajar bagaimana mengasihi menurut Alkitab. Kasih itu sabar. Kita membutuhkan kesabaran yang tahan menghadapi penghinaan dan ketidakadilan. Seperti Yesus, kita harus selalu melakukan dan melaksanakan perbuatan baik. 

Kristus memanggil kita untuk cerdik seperti ular. Bukan berarti karena kita mengasihi setiap orang, tanpa mempertimbangkan apakah pantas atau tidak. Atau, tanpa menyelidiki bentuk aksi kasih yang cocok dilakukan untuknya.

Jikalau demikian, berarti kita menjerumuskan diri ke dalam jalan yang salah sama seperti mereka. Dengan kata lain menjadi salah satu dari kelompok yang harus mendapat pertolongan.

Kita wajib mengasihi, namun jangan sesekali membiarkan segala kejahatan terjadi dengan alasan melaksanakan kasih. Jikalau sampai terjadi, berarti kita mengizinkan kebencian baru muncul, kesewenangan dan kekerasan tetap hadir. 

d. Tujuan utama aksi kasih dan upaya yang harus dilakukan

Adalah agar orang yang pernah melakukan kejahatan bertobat, dan menikmati kekayaan berkat-berkat Tuhan. Inilah pesan kasih yang ditekankan nas hari ini. yaitu kasih yang menginginkan dan selalu mengupayakan kebaikan bagi umat manusia. 

Jadi, kasih seharusnya tidak memandang manusia sebagaimana mereka sekarang. Melainkan merancang dan mengupayakan, bagaimana seharusnya mereka kelak akan dapat hidup di dalam Kristus.

Ingat, Kristus memanggil kita untuk berbeda dan lebih dari pada relasi yang dibangun oleh pemungut cukai. Melainkan harus belajar untuk mengasihi semua. Walaupun terasa berat dan sulit, namun Allah pasti memampukan kita untuk melakukannya. 

Kita membutuhkan kasih yang tidak hanya terucap dalam kata-kata. Melainkan kasih yang terwujud dalam tindakan nyata, serta tidak memikirkan yang jahat (udah dibalik batu). 

Kita merindukan kasih yang tidak bersukacita dalam ketidakadilan. Namun kasih yang sabar, penuh pengharapan dan bersikap positif terhadap segala sesuatu. Alias mencerminkan kebaikan dan kemurahan Tuhan.

Terakhir, kita memerlukan kasih yang tidak pernah berhenti untuk mengasihi. Melainkan kasih yang terus menyala-nyala memberi semangat pada orang lain. Dengan demikian setiap orang akan percaya dan hidup di dalam Kristus. 

- Lampiran ayat renungan

Matius 5 ayat 46: "Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?". Amin.

Posting Komentar untuk "Urutan Dan Aksi Kasih Yang Sebenarnya Ternyata Harus Begini [Matius 5:46]"