Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pentingnya Waspada Pada Pengajar Sesat Dengan Dalih Hikmat [1 Korintus 1:27]

Bodoh dan lemah adalah dua hal yang tidak pernah dikehendaki oleh seseorang. Tetapi berhikmat dan kuat diharapkan semua orang. Oleh sebab itu, berhikmat dan kuat selalu diupayakan supaya tercapai. Jika perlu dengan segala cara.  

Apakah anda salah satu yang berambisi demikian, atau membiarkan diri anda dicap orang bodoh dan lemah?. Jika jawaban anda adalah membiarkan, berarti anda orang yang layak untuk dipilih Allah.

Dipilih dalam hal ini maksudnya adalah dipakai. Dipakai untuk apa?. Dalam ayat hari ini dikatakan adalah untuk membuat malu orang yang menganggap dirinya berhikmat dan kuat. Dalam bahasa sederhana adalah dipakai Allah sebagai alat untuk mewujudkan kehendakNya di dunia ini.

a. Pandangan sesat tentang Salib Kristus

Ketika rasul Paulus meninggalkan Korintus, jemaat itu mulai terkontaminasi oleh pemahaman tentang orang berhikmat secara duniawi. Kala itu di jemaat Korintus menjadi ada dua jenis pandangan yang menganggap salib adalah suatu kebodohan. 

1]. Adalah pandangan Yunani yang mengutamakan ilmu pengetahuan dan filsafat. Sehingga tidak percaya jika Kristus yang tersalib itu bangkit. 

2]. Juga pandangan Yahudi yang mengutamakan kuasa Allah. Jadi tidak percaya jika Yesus, yang dianggap Mesias benar-benar mati disalib. Karena dalam persepsi dan harapan mereka Mesias itu kuat dan perkasa. 

Setelah Paulus melihat bahwa jemaat Korintus dipengaruhi pandangan-pandangan tersebut. Maka ia mengingatkan mereka tentang beberapa hal, yaitu: 

  1. Pemberitaan salib, kematian dan kebangkitan Kristus adalah pusat pemberitaan Injil. 
  2. Bahwa untuk orang dimungkinkan mengenal Allah adalah harus melalui pemberitaan Injil.  
  3. Di dalam pemberitaan Injil, manusia akan menemukan kekuatan Allah yang sungguh nyata mengalahkan dosa dan maut serta mengaruniakan hidup kekal bagi yang percaya. 

b. Jebakan hikmat duniawi

Nas firman Tuhan hari ini yang menjadi nasihat Paulus, juga diperuntukkan bagi orang-orang percaya masa kini. Karena saat ini banyak pengajaran yang mencoba melencengkan pusat iman kita, agar tidak tertuju kepada Kristus. 

Yang benar, Kita harus menghayati salib Kristus secara sungguh-sungguh. Hal itu hanya dimungkinkan melalui pengajaran firman Tuhan, dan pencerahan Roh Kudus. 

Tuhan yang telah memilih dan memberikan kita karunia-karunia-Nya, agar kita mampu untuk merespons pemberitaan Injil. Karena bagi kita yang telah diselamatkan pemberitaan Injil itu, adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah. 

Kiranya dalam hal apapun yang akan kita pelajari, kerjakan, kehendaki dan alami, tidak membuat kita jatuh pada mengandalkan hikmat duniawi. 

Tetapi, tetaplah dalam ke-rendah-hati-an, sembari tak bosan-bosan memohon hikmat Allah. Sehingga segala ucapan dan perilaku kita tetap seturut dengan kehendak-Nya. 

- Lampiran nas renungan

1 Korintus 1 ayat 27: “Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat," Amin. 


Posting Komentar untuk "Pentingnya Waspada Pada Pengajar Sesat Dengan Dalih Hikmat [1 Korintus 1:27]"