Jaminan Tuhan Tentang Penyelesaian Permasalahan Hidup Dengan Baik [Filipi 4:13]
Sebelumnya mari simak ayat bacaan hari ini, yang menjadi dasar perenungan yaitu terambil dari Filipi 4 ayat 13: "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."
Penting saya luruskan lebih dulu, perkara yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah permasalah hidup. Misalnya tentang kesulitan keuangan, kesehatan, pengangguran dan lain sebagainya. Jadi, bukan kasus perkara sebagaimana yang sering kita dengar dalam urusan pengadilan negara.
a. Identifikasi masalah dengan benar
Salah satu tujuan surat rasul Paulus adalah untuk memotivasi orang Kristen, atau jemaat yang menerima suratnya pada waktu itu. Agar dalam setiap hal hidup berpengharapan hanya kepada Tuhan saja.
Memang benar bahwa dalam surat-surat Paulus kita membaca banyak pengajaran tentang pemahaman teologi yang cukup mendalam, tetapi tidak berhenti pada teori saja, melainkan bagaimana mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Mengapa demikian?, karena dalam kehidupan ini harus kita perlihatkan buah dari iman. Yaitu melalui setiap aktivitas sehari-hari, sebagai merespons langsung atas apa yang terjadi dalam hidup.
Artinya jangan berhenti diam hanya merenungi persoalan yang tengah terjadi, tanpa melakukan satu usaha yang dianggap dapat menyelesaikannya dengan baik.
Akan tetapi walau demikian, tentu tidak bijak menyelesaikan satu masalah terlalu reaktif dan grusa-grusu. Misalnya konsultasi ke pranormal, pakai jasa preman dan sebagainya. Jadi sangat perlu melakukan identifikasi masalah dengan benar, sebelum mencari solusi yang tepat.
b. Permasalah hidup bukan seperti sebuah pertandingan
Sebenarnya ayat hari ini sudah sering kita baca, atau kita dengar dalam berbagai bidang kehidupan. Bahkan para atlet juga sering menuliskannya dalam kostum yang ia pakai, dengan tujuan untuk motivasi diri.
Dengan memakai kostum tersebut dipercaya akan memperoleh kekuatan dari Tuhan, sehingga dapat memenangkan perlombaan yang sedang dia jalani. Ini kalau dalam konteks pertandingan.
Sekarang, mari kita lihat dalam konteks ayat ini ditulis. Ayat ini merupakan ungkapan iman Paulus dalam menghadapi pergumulan hidup orang-orang Kristen mula-mula. Serta tehadap pergumulan yang Ia hadapi sendiri dalam mengabarkan Injil.
Pada intinya Paulus tidak menyerah dengan keadaannya. Akan tetapi dia tetap berpengharapan dan dia selalu merasakan datangnya pertolongan langsung dari Tuhan. Tuhan lah yang mencukupkan apa yang dia butuhkan, dan menguatkan dia dalam menghadapi pergumulan itu.
Sampai disini kesimpulan pertama. Kalau dalam sebuah pertandingan kita sendirilah yang berusaha (subjek), agar bisa keluar sebagai pemenang. Namun dalam persoalan hidup kita sendirilah yang menjadi korban (objek), sehingga harus membutuhkan orang lain untuk menolong. Agar bisa kuat dan menyelesaikan masalah dengan baik.
c. Pentingnya memandang permasalah dari kacata mata iman
Firman Tuhan hari ini mengingatkan agar iman kita tidak membuat kita menjadi lemah ketika dalam permasalahan. Justru sebaliknya yaitu menguatakan. Sebab Tuhan berjanji akan selalu bersama kita dalam setiap pergumulan hidup.
Tuhan bahkan akan memberi kekuatan kepada kita saat kita membutuhkan, sehingga kita tidak menyerah dengan keadaan. Segala perkara atau setiap pergumulan yang kita hadapi harus kita lihat dari kacamata iman kita, sehingga dapat memberi jawaban kepada kita kalau Tuhan tetap ada bersama kita.
Kita harus percaya bahwa kekuatan kita adalah berasal dari Tuhan. Dan percaya kekuatan itu memampukan kita menghadapi apapun dalam perjalanan hidup. Sebab, selain kekuatan Tuhan tidak terbatas, ia juga mampu melegakan hati. Sehingga kita tidak akan putus asa dalam menghadapi permasalahan hidup.
Terakhir, sejalan dengan ayat hari ini untuk menyelesaikan permasalahan kita diharuskan percaya sepenuhnya. Bahwa Tuhan akan memberi kekuatan untuk, sekaligus memberi solusi yang terbaik atas permalahan yang tengah kita hadapi.
Sebagaimana Paulus mendeklarasikan pengakuan imanya dalam menghadapi masalah mengatakan, "bahwa segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia". Amin.

Posting Komentar untuk "Jaminan Tuhan Tentang Penyelesaian Permasalahan Hidup Dengan Baik [Filipi 4:13]"