Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Jitu Melepaskan Diri Dan Menyelesaikan Persoalan Hidup [Mazmur 124:8]

Manusia sering meminta pertolongan pada saat sedang mengalami kebingungan, keputusasaan, atau mungkin dalam keadaan terancam. Unikya lagi pertolongan tersebut kadang kala tidak pada orang tepat. Sehingga ia tidak mendapatkan seperti yang diharapkan.

Sebelumnya, perlu kita ketahui. Kira-kira hal apa saja yang dapat membuat kita merasa terancam dalam menjalani hidup ini?. Apakah kehadiran orang jahat di dekat kita?. Kesulitan dalam pekerjaan?, gangguan dalam rumah tangga?, atau sakit berat?, 

Iya, memang begitu banyak hal yang dapat membuat kita terancam. Serta, tidak mudah untuk melepaskan diri dari sebuah situasi yang tengah mengancam. 

Namun walalu demikian, renungan hari ini menjadi jaminan bahwa sesulit apapun tekanan hidup yang tengah kita alamai, ada Sang Penolong yang siap sedia hadir untuk memberi segala jenis pertolongan.

- Problematika hidup Daud sebelum jadi raja resmi

Latarbelakang teks renungan hari ini adalah merupakan nyanyian ziarah raja Daud. Tepatnya setelah diurapi menjadi raja. Namun singgasana kerajaan masih dikuasai oleh Raja Saul. 

Kala itu ia menghadapi kesulitan yang sangat besar, silih berganti, bahkan sudah mengancam hidupnya. Maka ia memutuskan untuk melarikan diri. 

Namun dalam pelarian tersebut Daud mendapat pertolongan dari Tuhan, juga secara silih berganti. Sehingga tidak sampai membuat ia putus asa. Oleh sebab itu, nyanyian ini ditutup dengan sebuah pujian yang indah bagi Tuhan, Pencipta langit dan bumi. 

- Cara melepaskan diri dari persoalan hidup

Persoalan yang dihadapi pemazmur adalah tekanan dan amarah dari sesama manusia. Dalam hal ini adalah kerabat dan kelompok raja Saul. Jadi, satu-satunya jalan hanya berharap dan andalkan pertolongan Tuhan pencipta langit dan bumi

Sedemikian peliknya pergumulan hidup manusia, pada akhirnya membuat pemazmur sadar bahwa ia membutuhkan pertolongan Tuhan. Tanpa Tuhan, masalah akan menjeratnya seperti jerat penangkap burung. Yang membuat ia tidak bisa berkutik sama sekali.

Demikianlah di dalam kehidupan ini, ketika kita mengalami kebingungan, keputusasaan, atau bahkan merasa terancam. Adalah Kondisi yang sama seperti yang dihadapi oleh pemazmur. 

Dalam kesesakan yang tidak terkontrol, kita sering tidak melihat adan jalan keluar. Kita berusaha sekuat tenaga, tetapi tetap belum ada terobosan yang berarti. Akhirnya sering mengambil jalan pintas, yang justru membuat keadaan semakin tidak lebih baik.

Melalui nas ini kita diajak untuk mempercayai, dan tidak meragukan pertolongan Tuhan. Karena Tuhan tidak pernah memberikan beban kepada manusia di luar kemampuan manusia itu sendiri. 

Kita harus percaya bahwa pertolongan Tuhan itu ada. Bahkan ketika kita tidak mengerti tentang bagaimana jalan, untuk keluar dari masalah-masalah yang sedang kita pikul. Namun yakinlah dan percaya saja bahwa Dia pasti akan membukakan jalan keluar bagi kita. 

- Cara terbaik meyelesaikan persoalan hidup

Ada banyak cara Tuhan menolong di luar akal kita. Tuhan juga akan memberikan kita kekuatan dalam menghadapi setiap masalah, dan tidak ada persoalan yang melebihi kemampuan kita. 

Oleh karena itu, saat menghadapi apapun jangan menjadi cemas, tetaplah kuat bersama Tuhan. Sebab hanya orang yang kuat yang akan mendapatkan pertolonganNya. 

Di dalam Dia ada jalan keluar, pengharapan, dan kepastian. Bagian kita adalah berdoa, berusaha, dan tetap yakin terhadap kuasa Tuhan. 

Walaupun hari  ini kita belum melihat pertolongan Tuhan, jangan berhenti untuk berdoa serta berharap pada Tuhan. Tetaplah nantikan pertolongan Tuhan, karena orang yang menantikan Tuhan akan mendapatkan kekuatan yang baru. 

Terakhir, jangan pernah mundur menjalani hidup ini. Tetaplah maju, hadapi setiap masalah bersama Tuhan, Dia pasti akan memberikan kemenangan meyelesaikan persoalan hidup.

- Lampiran ayat renungan

Mazmur 124:8

“Pertolongan kita adalah dalam nama Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.” Amin.

Posting Komentar untuk "Cara Jitu Melepaskan Diri Dan Menyelesaikan Persoalan Hidup [Mazmur 124:8]"