Alasan Harus Memuji Tuhan Dalam Waktu 12 Jam Sangat Banyak [Mazmur 113:3]
Oleh umat Kristen, nas hari ini sering dipahami secara sederhana, bahwa memang nama Tuhan selayaknya dipuji oleh setiap umat ciptaan-Nya. Tapi, penulis kitab Mazmur sebenarnya ingin melihat esensi nas ini lebih dalam dan detail.
Diawali dengan kalimat “dari terbit sampai kepada terbenamnya.” Kalimat ini ingin menyampaikan bahwa sepanjang kehidupan manusia, dalam durasi waktu 12 jam. Ada momen-momen penting yang harus dilewati.
Semenjak manusia bangun pagi hari, yang ditandai dengan terbitnya matahari. Sampai manusia beristirahat pada malam hari, yang ditandai dengan terbenamnya matahari. Apa saja yang dilakukan?. Bukankah sepatutnya memuji Tuhan?.
a. Alasan pertama harus memuji Tuhan
Hal berikutnya yang bisa kita lihat dari esensi keberadaan matahari, adalah salah suatu benda ciptaan Allah yang paling spektakuler. Yang dapat dirasakan dan dinikmati oleh semua orang yang ada di bumi ini. Baik muda, tua, laki-laki, perempuan, kaya, miskin, kulit berwarna, kulit pulit, di Asia maupun di Eropa.
Lalu, ketika semua orang sudah merasakan manfaat matahari. Adakah yang dapat kita berikan sebagai imbal baik dari manfaat yang kita peroleh tersebut?. Tidak ada bukan?.
Oleh sebab itu siapa pun dia, dimana pun dia, dan apa pun pekerjaannya. Selayaknya memuji Tuhan. Sebab hanya dengan cara tersebut kita dapat mengungkapkan rasa syukur, atas ciptaan Allah tersebut.
Jadi, dalam hal ini pujian kepada Tuhan sifatnya wajib. Artinya harus dilakukan oleh semua orang, tanpa dibatasi oleh apa pun. Termasuk kepercayaan yang ia anut. Karena semua orang dapat merasakan terbit dan terbenamnya matahari.
b. Alasan kedua harus memuji Tuhan
Segala sesuatu yang ada adalah karena Tuhan yang mencipta. Tanpa Dia, semua menjadi tidak ada. Demikian pula sebaliknya jika Tuhan berkehendak, maka apa yang sebelumnya sudah ada, pun bisa Dia tiadakan.
Atas dasar itu Pemazmur menyebut harus memuji Tuhan. Ia sendiri telah merasakan langsung bahwa Tuhan yang bertindak dalam hidupannya. Tuhan yang selalu mempersiapkan apa yang dibutuhkannya, dan Tuhan juga yang memberi kehidupan baginya.
Pengalaman yang dialami oleh pemazmur ini tentu bukan pengalaman yang biasa-biasa. Dan, bukan pula tidak terjadi pada kita orang percaya pada saat ini.
Kita sebagai umat yang tetap berproses dalam kehidupan ini, cepat atau lambat akan melihat dan mengalami sendiri karya Tuhan dalam diri kita. Oleh sebab itu dimana pun kita berada, maka karya Tuhan harus menjadi alasan utama bagi kita untuk memuji-Nya.
Sudah terlalu banyak yang dilakukan Tuhan kepada umatNya. Sementara umatNya tidak bisa berbuat banyak padaNya. Kecuali memuji Tuhan. Karena Dia adalah satu-satunya Allah yang layak dipuji.
c. Alasan ketiga harus memuji Tuhan
Dalam konteks kehidupan Kristen. Apakah pujian kepada Tuhan hanya datang bertelut di hadapan-Nya, atau menyanyikan pujian dengan suara yang nyaring?. Atau menyatakan di depan orang banyak bahwa kita telah memuji Tuhan?.
Tentu tidak sesederhana itu. Tidak hanya sebatas gerakan atau bahasa tubuh. Tetapi lebih kepada bagaimana kita menata hidup kita, supaya segala sikap dan tindakan kita benar-benar memuji Tuhan.
Tuhan yang berkarya dalam keagungan yang Mahatinggi, bagi seluruh ciptaan dan umat percaya. Maka sudah sepantasnya kita puji melalui sikap merendahkan diri di hadapan-Nya. Bukan justru meninggikan diri.
Tuhan yang luar bisa dalam perbuatan-Nya, dalam menyediakan segala sesuatu yang diperlukan oleh mahluk hidup dan termasuk orang Kristen. Maka sudah semestinya kita respons dengan iman yang meninggikan dan memuliakan namaNya.
Singkatnya, memuji Tuhan berarti keseluruhan hidup kita adalah gambaran umat yang memahami, bahwa Tuhan adalah pencipta segalanya. Oleh sebab itu pujian tidak pantas hanya sebatas kata dan kalimat, tetapi pujian dinyatakan melalui sikap dan tindakan sebagai umat yang percaya.
Dalam waktu 12 jam terhitung dari terbit sampai terbenamnya matahari. Sudah banyak alasan kita temui mengapa memuji Tuhan. Bagimana jika dalam waktu 24 jam?. Dan, bagaimana kalau dihitung sejak kita lahir?.
- Lampiran nas renungan
Mazmur 113 ayat 3: “Dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari terpujilah nama Tuhan.” Amin.

Posting Komentar untuk "Alasan Harus Memuji Tuhan Dalam Waktu 12 Jam Sangat Banyak [Mazmur 113:3]"