Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kemerdekaan Orang Kristen Dari Dosa Yang Disalahpahami [Galatia 5:13]

Secara umum semua orang pasti menginginkan hidup dalam kebebasan atau kemerdekaan. Namun kebebasan tanpa norma, sama sekali bukanlah kebebasan yang murni. Melainkan bencana. Termasuk kebebasan atau kemerdekaan yang dimaknai orang Kristen. 

a. Bebas dari dosa bukan berarti bebas berbuat dosa

Banyak orang Kristen yang masih memahami dan salah memaknai kemerdekaan yang sejati. Seakan-akan bebas dari dosa, berarti bebas untuk berbuat dosa. Atau bakal tidak bisa terjerumus lagi dalam perbuatan dosa. Kenapa bisa timbul salah pengertian seperti ini?. 

JAWABAN PERTAMA. Karena keselamatan adalah anugerah, bukan diperoleh dengan cara menaati hukum taurat. Sehingga banyak orang merasa ajaran-ajaran etika di Hukum Taurat menjadi tidak berlaku. 

Akibatnya, mereka menganggap sah jika melanggar Hukum Taurat. Padahal Hukum Taurat mengajarkan jalan-jalan yang benar untuk dilakukan anak-anak Tuhan. Sebab Tuhan Yesus merangkum Hukum Taurat menjadi Hukum Kasih (Galatia 5:14). 

JAWABAN KEDUA. Karena salah mengerti maksud Tuhan menyelamatkan orang berdosa. Tujuan Tuhan menyelamatkan orang berdosa adalah agar bisa menjalani hidup dalam kasih Yesus Kristus.

Jadi kemerdekaan dari dosa, bukan berarti serta merta bebas melakukan segala sesuatu tanpa terikat oleh sebuah aturan, yang wajib untuk dipatuhi.  

b. Cara menjaga kemerdekaan dari dosa 

Agar kemerdekaan yang diberikan Tuhan bagi kita tidak menjadi kesempatan untuk melakukan dosa kembali, bagaimana?.  Hanya ada satu cara, yaitu dengan menyerahkan hidup kita dipimpin oleh Roh Tuhan. 

Dipimpin oleh Roh Tuhan berarti kita harus melawan setiap keinginan daging, yang masih mau menguasai kita, dengan cara membiarkan Roh Tuhan memimpin hidup kita. 

Sebab dengan adanya kemerdekaan dari dosa yang kita terima,  melalui anak-Nya Yesus Kristus. Maka kita pun layak disebut sebagai anak-anak Allah. Atau, dalam istilah lain disebut sama dengan Kristus.

Oleh sebab itu, marilah mempraktekkan kekudusan iman sebagai pernyataan kemerdekaan dosa.  Kepada Kristus dan kepada sesama dalam kasih, yang dipimpin Roh Kudus. 

Dengan demikian kita tidak terjerumus pada pemahaman yang salah tentang makna kebebasan dosa. Melainkan menjadi berkat dan teladan hidup beriman bagi sesama. Tuhan Yesus memberkati. 


Lampiran nas renungan

Galatia 5 ayat 13: "Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih". Amin

Posting Komentar untuk "Kemerdekaan Orang Kristen Dari Dosa Yang Disalahpahami [Galatia 5:13]"