Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Unik Tuhan Memulihkan Keadaan Umat Agar Lebih Baik Kembali [Yeremia 32:40]

Melalui pembacaan Yeremia pasal 32 ini, kita mengetahui tentang kekuatan iman sekaligus keyakinan Yeremia terhadap janji Tuhan. Hal itu dimulai ketika Yeremia melakukan dialog dengan Tuhan. Kemudian ia menemukan jawaban dan keputusan terbaik, walau dalam situasi yang tidak masuk akal. 

a. Latar belakang

Saat itu, Yerusalem sedang di ambang kehancuran. Tentara Babel telah mengepung kota Yerusalem (Yeremia 32:2). Sehingga kekalahan sudah dekat, bahkan tidak terhindarkan. 

Namun, Tuhan justru memerintahkan nabi Yeremia untuk membeli sebidang tanah di kampung halamannya. Tepatnya tanah milik saudaranya, yang bernama Hanameel

Dengan membeli tanah tersebut, berarti Yeremia tetap taat dan juga percaya bahwa Tuhan akan mengembalikan bangsa Yehuda kembali ke tanah airnya suatu saat nanti. Nabi Yeremia patuh sepenuhnya. 

b. Rencana Tuhan memulihkan keadaan

Di mata manusia, perintah tersebut tentu tidak masuk akal. Karena tanah yang dibeli pada situasi genting pasti tidak akan bisa dikelola. Justru, kemungkinan akan dirampas oleh penguasa baru yang lalim. Yaitu raja Babel; Nebukadnezar. Jadi, membeli tanah pada masa itu sama dengan tindakan membuang uang. 

Sejujurnya telah terlihat ada keraguan kepada Tuhan, saat nabi Yeremia berdoa. Tapi, ia mengakui semua yang diketahuinya tentang Tuhan. Yakni kuasa-Nya, karakter-Nya, pengetahuan-Nya, kesetiaan-Nya(Yeremia 32:25). 

Jawaban Tuhan atas keraguan tersebut, "… adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk-Ku?” (Yeremia 32:27). Selain itu, tanggapan Tuhan terhadap nabi Yeremia juga tercatat dalam ayat 36-44. 

Sejalan dengan nubuat-nubuat nabi sebelumnya, kehancuran Yerusalem memang sudah dekat. Bersamaan dengan itu berari kemerdekaan bangsa Yehuda tentu akan hilang. 

Akan tetapi, Tuhan memiliki rencana lain, yaitu mengembalikan orang-orang buangan, memulihkan kemakmuran mereka, dan mengikat perjanjian kekal dengan mereka (32:40). 

Jadi, sekalipun menurut pemahaman akal, masa depan tampak suram. Akan tetapi, seperti pengakuan nabi Yeremia sebelumnya, "tidak ada yang sulit bagi Tuhan" (Yeremia 32:17, 27). Untuk memulihkan keadaan agar lebih baik dari semula.

c. Materai janji pemulihan

Melalui Kristus Yesus, perjanjian kekal dari Allah yang semula disampaikan kepada bangsa Israel melalui nabi Yeremia, kini kepada kita juga telah nyata. Perjanjian kekal itu berisi anugerah keselamatan yang kekal kepada kita. 

Sebagai materai perjanjian itu tertulis dalam Efesus 1:13, “Di dalam Dia kamu juga – karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu – di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.” 

Dengan demikian, kita memiliki kekuatan untuk terus setia dan melakukan perbuatan yang baik. Kuasa Roh Kudus itu sudah nyata dalam hidup kita yang menuntun kita, untuk tetap berada dalam hidup yang takut akan Tuhan. 

Hal ini menjadikan kita tidak mungkin lagi berbalik atau menjauh dari Tuhan. Melainkan semakin membuktikan bahwa ada begitu banyak kesempatan yang diberikan Tuhan bagi kita, untuk melakukan perbuatan baik. Sehingga menjadikan kita sebagai alat berkat Tuhan.

c. Pemulihan oleh tangan Tuhan selalu nyata

Sama seperti Yeremia yang sangat yakin terhadap janji dan penyertaan Tuhan, maka kita juga meyakini bahwa penyertaan Tuhan tetap terjadi dalam hidup kita. 

Kita juga harus yakin seperti keyakinan Yeremia, bahwa tidak ada yang sulit bagi Tuhan. Walaupun terkadang kita menghadapi kesulitan dan pergumulan yang berat, yang menurut kita susah untuk mendapat jalan keluar dan tidak mungkin terselesaikan. 

Tetapi janji pemulihan telah terealisasi, dan kekuatan Firman Tuhan sungguh nyata. Sehingga tidak ada dasarnya bagi kita mengatakan mustahil. 

Sekarang yang harus kita lakukan adalah tetap setia melakukan perbuatan baik seturut dengan kehendak Tuhan.  Supaya proses pemulihan mencapai tingkat yang lebih sempurna (sama seperti Kristus) berjalan lancar. Dalam peryertaan dan pertolongan Tuhan Yesus. 


- Lampiran ayat renungan

Yeremia 32 ayat 40: “Aku akan mengikat perjanjian kekal dengan mereka, bahwa Aku tidak akan membelakangi mereka, melainkan akan berbuat baik kepada mereka; Aku akan menaruh takut kepada-Ku ke dalam hati mereka, supaya mereka jangan menjauh dari pada-Ku.” Amin

Posting Komentar untuk "Cara Unik Tuhan Memulihkan Keadaan Umat Agar Lebih Baik Kembali [Yeremia 32:40]"