Bedanya Iman Besar Yahudi Dan Kristen [Ibrani 9:28]
Metode penulisan surat Ibrani menekankan pentingnya pengenalan akan Tuhan Yesus. Hal itu dilakukan dengan tujuan, agar mereka yang menerima surat dapat memahami secara benar, tentang keberadaan dan peran Tuhan Yesus bagi keselamatan manusia.
Model penulisan itu, juga sengaja dilakukan berkaitan erat dengan ajaran Yahudi (Ibrani). Agar mereka dapat membedakan antara ajaran mengenai imam dan nabi dalam ajaran Yahudi, dengan pribadi Yesus yang juga menyandang gelar Juruselamat.
Meskipun dalam kehidupan agama Yahudi, mereka mengenal Imam Besar sebagai peran yang sangat penting. Namun Tuhan Yesus harus dipahami sebagai sosok yang tidak sama, atau setara dengan Imam Besar.
a. Persamaan dan perbedaan Iman Besar
Secara umum memang benar peran Imam Besar adalah sebagai perantara antara umat dengan Allah. Khususnya dalam hal permohonan pengampunan dosa. Termasuk praktik ritual yang dilakukan adalah pada waktu dan tempat yang khusus.
Oleh sebab itu, orang Yahudi sangat menghargai peran Imam Besar dalam kehidupan keberagamaan mereka. Pertanyaan, bagaimana dengan Iman Besar dalam agama Kristen?. Untuk mengetahui jawabannya simak penjelasan berikut:
1]. Imam Besar Yahudi mempersembahkan darah bukan darahnya sendiri, untuk memohon pengampunan dosa kepada Allah. Sedangkan Tuhan Yesus mengorbankan darahNya sendiri, untuk menghapus dosa umat manusia.
2]. Imam Besar Yahudi melakukan persembahan khusus sekali setahun, untuk penghapusan dosa bangsa itu. Tetapi Tuhan Yesus hanya melakukannya hanya satu kali untuk selamanya.
Jadi, Tuhan Yesus tidak menumpahkan darahNya berkali-kali (tidak mati berkali-kali). Tetapi hanya sekali melakukan pengampunan/penghapusan dosa-dosa umatNya.
b. Dasar iman Kristen yang sebenarnya
Melalui firman Tuhan hari ini kita diingatkan untuk senantiasa mengenal Tuhan Yesus dengan benar. Sebab harus kita akui bahwa ajaran tentang Yesus sejak dulu sampai sekarang, tetap ada yang berbeda-beda.
Dan, kita diingatkan pula bahwa hal yang paling mendasar dalam iman Kristen yaitu Tuhan Yesus hadir untuk menebus dosa kita melalui pengorbanan di kayu salib, satu kali untuk selamanya.
Hal dasar inilah yang senantiasa kita pegang, agar kita tidak terombang-ambing dengan ajaran yang bisa mengganggu iman kita kepada Kristus Yesus, dan Allah Tritunggal.
- Lampiran nasa renungan
Ibrani 9 ayat 28: "demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia." Amin.

Posting Komentar untuk "Bedanya Iman Besar Yahudi Dan Kristen [Ibrani 9:28]"