Siapa Dan Apa Tangungjawab Makhluk Dunia Yang Sesungguhnya! [Kejadian 2:7]
Kronologi penciptaan manusia, awalnya Tuhan Allah membentuk manusia dari debu tanah. Selanjutnya Allah menghembuskan nafas hidup ke dalam hidung manusia. Lalu, makhluk itu pun menjadi hidup oleh karena Allah.
Selengkapnya mengenai penciptaan itu, tertulis pada ayat hari ini yang diambil dari kitab Kejadian 2 ayat 7; “ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.”
1. Manusia adalah makhluk "dua dunia"
Ada 3 kata kerja terdapat pada ayat tersebut, yakni: membentuk, menghembuskan dan menjadi. Ketiga kata tersebut sebenarnya adalah gambaran proses pembentukan sebuah umat atau bangsa.
Tubuh manusia dibentuk dari debu tanah, sedangkan rohnya berasal langsung dari ”nafas” Allah. Jadi, manusia sesungguhnya adalah makhluk dua dunia. Yaitu yang berasal dari bumi, dan surga.
Perpaduan ganjil antara debu dan ke-Ilahi-an menghasilkan makhluk ciptaan yang menakjubkan, yaitu makhluk yang diciptakan menurut gambar Allah sendiri. Oleh sebab itu selaku makhluk hidup, manusia dipersiapkan untuk menunjukkan sifat-sifat pemberi kehidupan.
Artinya, ketika manusia diciptakan dengan kekuatan rohani seperti Allah. Maka, kepada manusia diberi kemampuan untuk berpikir dan merasakan, berkomunikasi dengan pihak lain, membedakan dan memilah, dan hingga taraf tertentu, menentukan wataknya sendiri.
Dalam hal ini sebagaimana telah kami uraikan pada artikel sebelumnya, jikalau ditinjau dari eksistensi dan aktivitas sehari-hari. Keberadaan manusia saat ini ada dalam 3 dunia sekaligus, yakni dunia Rohani, Jasmani dan dunia maya. Artikel tersebut dapat Saudara browsing dalam kolom pencarian blog ini.
2. Tangungjawab manusia sebagai ciptaan yang paling mulia
Pembaca Gembala Umat yang diberkati Tuhan, kita pun berasal dari debu tanah. Sebab kita adalah keturunannya, dan dari cetakan atau sumber yang sama.
Adapun makhluk-makhluk lain dikatakan semuanya adalah diciptakan dan dibuat. Tetapi kita manusia dikatakan dibentuk. Lalu, menjadi setelah mendapat hembusan nafas Allah. Menunjukkan bahwa ada proses bertahap dalam karya yang dikerjakan, secara tepat, dan cermat.
Artinya adalah bahwa jiwa kita tidak dibuat dari debu tanah seperti halnya tubuh. Olek karena itu sangat disayangkan apabila jiwa manusia melekat pada dunia, dan mementingkan hal-hal duniawi.
Seharusnya, kita mempercayakan roh kita ke dalam tangan-Nya. Karena dari tangan-Nya lah kita menerima roh yang ada melekat dalam jiwa kita.
Dan, kepada-Nya kita seharusnya mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, sebagai bait Roh Kudus. Supaya kelak tubuh fana ini dibentuk ulang serupa dengan tubuh Kristus yang mulia. Amin.

Posting Komentar untuk "Siapa Dan Apa Tangungjawab Makhluk Dunia Yang Sesungguhnya! [Kejadian 2:7]"