Makna Sebenarnya Pernyataan Yesus Tentang Roh Dan Hidup [Yohannes 6:63]
Ada 2 kata yang menjadi penekanan dalam nas kita hari ini, yaitu: roh dan hidup. Apakah saudara maksud Yesus mengatakan demikian?. Dan bagaimana relevansinya pada kehidupan masa kini?.
Untuk itu, mari simak dulu ayat bacaan yang terambil dari Yohannes 6 ayat 63: “Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.”
a. Kontrovesi pernyataan Yesus tentang roti kehidupan
Bukan tanpa alasan Tuhan Yesus menyatakan kalimat dalam pengajaran-Nya di Kapernaum, yang menekankan poin bahwa Yesus adalah Roti Kehidupan. Sebab pemahaman orang banyak saat itu, roti yang dimaksud adalah sama dengan manna.
Manna diterima oleh nenek moyang mereka kala dalam perjalanan dari Mesir menuju Kanaan. Yaitu suatu jenis makanan yang turun dari sorga, yang dapat memenuhi kebutuhan fisik saat mereka lapar dan menjadi kenyang.
Tetapi Yesus datang dan mengajar dalam konsep atau perspektif yang berbeda. Yesus menggambarkan diriNya adalah Roti Kehidupan, dengan maksud yang dapat memberikan kehidupan nyata bagi orang yang menerima daging dan darah-Nya.
Atas pernyataan itu, terjadi perdebatan sengit di antara para murid Yesus. Bahkan orang Yahudi yang mencoba menggugat kalimat Yesus, karena menyatakan bahwa siapa yang makan daging dan minum darah-Nya akan mendapatkan kehidupan.
Melihat hal itu Yesus mengarahkan pola pikir mereka, tentang makna sebenarnya kehidupan yang dinyatakan oleh Tuhan Yesus. Bukanlah sebatas persoalan memenuhi kebutuhan jasmani atau fisik belaka.
b. Makna hidup dari Roh
Kalimat “Rohlah yang memberi hidup,” semestinya dilihat dari pemaknaannya. Kata “memberi hidup” (joroiewo) bukan hanya “memberi hidup,” tetapi juga “membuat hidup”, dan “membangkitkan.”
“Hidup” mengacu kepada kata Zoe, yaitu ciri orang percaya dalam segala kemaksimalan kapasitas yang berkelimpahan sebagai umat Allah. Sehingga memperoleh hidup kekal yang dinyatakan melalui pengenalan Allah di dalam Kristus Yesus (Yoh. 17:3).
Kidup yang demikian hanya didapat dari Roh yang memberi kehidupan (Zoe), dan manifestasi dari seseorang yang hidup (zoe) adalah selalu memuliakan Tuhan. Sehingga dapat menjadi berkat bagi orang lain juga.
Jadi, kehidupan orang yang telah menerima hidup dari Roh terlihat dari motivasi dan perjuangan hidupnya. Tujuan hidup harusnya bukan hanya sekedar memenuhi hal-hal yang bersifat kedagingan, atau kebutuhan jasmani. Karena sifatnya tidak kekal. Oleh sebab itu, Tuhan Yesus mengatakan itu tidak berguna.
Yang berguna adalah jika kehidupan diarahkan hal-hal yang sifatnya membangun, dan memupuk rasa percaya kepada Tuhan. Karena sejatinya hidup orang yang percaya kepada Yesus adalah hidup yang dipenuhi dengan sikap, dan karakter untuk memuliakan-Nya.
c. Roh dan hidup hanya bagi orang percaya
Jika kita kaitan pada momen peringatan akan kenaikan Tuhan Yesus ke sorga. Ini adalah sebuah peringatan bahwa Yesus memperlihatkan keilahian-Nya dalam proses kematian, kebangkitan, dan kenaikan-Nya.
Secara keimanan bahwa semua proses yang dijalani oleh Tuhan Yesus merupakan sebuah pertanda bahwa Dia adalah Hidup dan Kehidupan. Tuhan Yesus datang ke dunia untuk memberikan hidup yang penuh (Zoe) kepada manusia.
Oleh sebab itu, Ia mengajarkan kita untuk mencari Dia, agar mendapatkan makanan rohani. Sehingga kita menemukan dan menjadi hidup dengan baik. Dan sesuai dengan kehendakNya.
"Hidup" yang demikian hanya kita peroleh dari Roh yang memberi kehidupan kepada umat percaya. Maka, di momen peringatan kenaikan Tuhan Yesus, kita diharapkan mau dan mampu mencari hal-hal yang sifatnya kekal, yaitu persekutuan kita dengan-Nya.
Dengan demikian pada saat kita memakan daging dan meminum darah-Nya, itu menjadi gambaran bahwa kita telah menerima hidup yang baru. Yang diberikan khusus hanya kepada orang yang percaya kepada-Nya.
- Lampiran nas renungan
Yohannes 6 ayat 63: “Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.” Amin.

Posting Komentar untuk "Makna Sebenarnya Pernyataan Yesus Tentang Roh Dan Hidup [Yohannes 6:63]"