Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bukti Kuat Bahwa Ketetapan Tuhan Tidak Bakal Pernah Berubah [Yeremia 31:35-37]

Setelah mengetahui bangsa Israel harus menderita dalam pembuangan selama kurang lebih 70 Tahun, mungkin Anda menganggap bahwa Allah itu kejam, dan berubah-ubah. Mengapa Allah membiarkan bangsa itu diperbudak oleh bangsa lain, bila IA memang mengasihi bangsa itu?.

Tuhan adalah Allah. Yang perkasa dan yang tiada tandingannya. Namun, ketika bangsaNya sendiri harus mengalami situasi yang sangat sulit. Bukan karena Allah yang berubah. Melainkan bangsa itu sendiri yang tidak konsisten menjaga hubungan.

Dalam situasi ini, Yeremia menyatakan bahwa sesungguhnya Allah itu setia. Tidak pernah berubah. Yang berubah-ubah sesungguhnya adalah hati manusia. Tidak taat pada ketetapan (perjanjian, kasih dan anugerah) Tuhan. 

Bila seseorang tidak setia pada ketetapan Tuhan. Tentu Tuhan tidak tinggal diam. Akan tetapi harus menyatakan kesetiaanNya dengan cara memberi peringatan, bahkan menghukum. 

Bukankah setiap hubungan harus ada rambu-rambu yang harus dijaga, dan konsekuensi yang harus diterima jikalau salah satu melanggar?.

Kesetiaan Tuhan digambarkan bagaikan matahari yang tetap bersinar menerengi siang. Padahal kalau mau jujur matahari bersinar terus bukan?. Siang dan malam disini adalah soal waktu dan tempat saja. Matahari dalam hal ini adalah salah satu bukti bahwa Tuhan konsisten.

Demikian dengan bulan dan bintang-bintang yang menyinari malam hari. Mereka tetap bersinar walau apapun yang terjadi di dunia ini. Itu adalah ketetapan Tuhan akan ciptaan. Dan tidak ada satu orang pun yang bisa merubah.

Demikianlah kasih Allah kepada bangsa Israel. Sekali lagi tidak berubah-ubah. Sejak semula bangsa itu dipilih Allah sebagai bangsa kepunyaanNya, Allah tetap mengasihi bangsa itu. Bukti kasih Allah adalah dengan memberikan ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum yang harus mereka taati sebagai bangsa milik Allah. 

Ketetapan itu disebut sebagai perjanjian antara Allah dengan bangsa itu. Akan tetapi, bangsa itu justru berubah dan tidak taat sepenuhnya dengan perjanjian tersebut. Konsekuensinya, mereka harus menjalani hukuman.  

Penting diketahui pula, sekalipun hukuman berjalan Allah tetap setia pada perjanjianNya. Allah tidak pernah menolak bangsa itu dengan segala yang dilakukannya. Namun merekalah yang pergi meninggalkan Allah dengan kejahatan mereka.

Saudara yang terkasih, terkadang sama seperti apa yang dirasakan bangsa Israel ini, demikian juga perasaan kita ketika kita merasakan masalah. Dengan percaya diri kita menuntut keadilan Tuhan atas apa yang terjadi kepada kita. Bahkan tidak sedikit juga yang beranggapan bahwa Tuhan itu tidak adil terhadap dirinya.

Firman Tuhan yang menjadi renungan hari ini menyatakan bahwa Tuhan itu adalah Allah yang setia, adil, dan tidak berubah pada ketetapanNya. 

Oleh sebab itu bersandarlah hanya kepada Allah. Jalani hidup dengan taat, setia serta percaya dengan sungguh-sungguh pada kuasaNya. 

Maka, tidak akan ada pertanyaan tentang keadilan Allah di dalam pikiran kita. Yang ada adalah rasa bahagia menikmati segala kebaikan dan keadilan Tuhan.

Posting Komentar untuk "Bukti Kuat Bahwa Ketetapan Tuhan Tidak Bakal Pernah Berubah [Yeremia 31:35-37]"