Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengoptimalkan Roh Tuhan Bekerja Dalam Diri Kita [Bilangan 11:29]

Sebelumnya perlu kami sampaikan disclaimer, yang dimaksud Roh Tuhan disini sebenarnya sama dengan Roh Kudus yang tertulis dalam kitab Perjanjian Baru (PB). Jadi, bedanya adalah terletak pada penyebutan saja. 

Selengkapnya mari perhatikan nas renungan hari ini, yang diambil dari kitab Perjanjian Lama (PL). Tepatnya dari kitab Bilangan 11:29; "Tetapi Musa berkata kepadanya: ”Apakah engkau begitu giat mendukung diriku? Ah, kalau seluruh umat Tuhan menjadi nabi, oleh karena Tuhan memberi Roh-Nya hinggap kepada mereka!”

a. Roh Tuhan tidak bekerja secara logika

Ketika bangsa Israel sedang dalam perjalanan keluar dari Mesir menuju Kanaan, ada banyak hal yang terjadi pada mereka. Diantaranya mereka menginginkan agar perjalanan itu semua berjalan lancar, dan mengharapkan agar mereka mendapatkan makanan dan minuman. Seperti yang mereka dapatkan selama di Mesir. 

Keinginan ini tentu hal yang wajar, karena untuk menempuh perjalanan yang panjang memang sangat dibutuhkan logistik yang memadai. Hal ini pun kemudian disampaikan Musa kepada Tuhan, dan Tuhan meresponsnya dengan baik oleh belas kasihan.

Namun dalam percakapan dengan Tuhan, Musa memakai pikirannya sendiri sehingga meragukan kuasa Tuhan. Ia tidak sadar memakai logika pada saat meminta agar Tuhan berbuat sesuatu. Padahal Tuhan mampu melakukan apa saja yang jauh lebih besar dari apa yang kita pikirkan. 

b. Roh Tuhan bekerja dengan caraNya sendiri

Dalam hal memimpin bangsa yang besar agar sampai pada tujuan yang diharapkan, sebenarnya Tuhan juga menggunakan caraNya sendiri. Sehingga bangsa itu dapat merasakan kuasa, dan kehadiran Tuhan dalam kehidupan mereka.

Untuk menjalankan tugas kepemimpinan yang besar itu Musa memanggil 70 orang tua-tua. Dan Tuhan telah mengatakan kepada Musa, bahwa jika Roh yang ada pada Musa dibagikan juga kepada para tua-tua itu. 

Maka mereka akan dimampukan untuk bertindak seperti nabi, seperti yang dilakukan oleh Musa. Sebab Roh Tuhan benar-benar berkuasa atas mereka. 

Suatu saat ketika Yosua mengetahuai mereka juga memiliki kemampuan sebagai nabi. Ia memakai pikirannya sendiri, sehingga ia mengatakan kepada Musa agar menegur mereka berdua itu.

Tapi, Musa justru memberi respons yang berbeda. Dengan mengatakan bahwa, sesungguhnya kalau Tuhan mau mencurahkan RohNya kepada semua orang, maka itulah yang terbaik. 

c. Tujuan Allah mengaruniakan RohNya kepada manusia

Kuasa yang diberikan oleh Tuhan bukanlah untuk menguasai seperti pikiran dunia ini. Karena itu, biarlah semua orang juga menerima Roh Tuhan bekerja di dalam dirinya. Agar kebaikan dan kebenaran selalu mewarnai kehidupan kita. 

Saat kita merayakan Pentakosta, kita bisa merenungkan bagaimana Allah bekerja melalui RohNya dalam diri kita. Sehingga kita bisa melakuan bukan yang dikehendaki oleh dunia, tapi yang terbaik untuk dunia.Amin. 

Posting Komentar untuk "Cara Mengoptimalkan Roh Tuhan Bekerja Dalam Diri Kita [Bilangan 11:29]"